Larantuka, 3-7 Maret 2025 – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Pengadilan Agama Larantuka menggelar serangkaian kegiatan ibadah yang berlangsung di Musholla Kantor Pengadilan Agama Larantuka. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan spiritualitas serta mempererat kebersamaan di antara pejabat dan pegawai pengadilan.
Setiap hari, setelah sholat Dzuhur berjamaah, dilaksanakan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) yang disampaikan oleh berbagai narasumber, kemudian dilanjutkan dengan Tadarrus Al-Qur’an bersama. Dalam sesi Tadarrus, seluruh pejabat dan pegawai membaca satu juz Al-Qur’an secara bergantian, menciptakan suasana yang penuh kekhusyukan dan kebersamaan.

Pada hari pertama, Kultum disampaikan oleh Yang Mulia (YM) Wakil Ketua Pengadilan Agama Larantuka, Rochmat Hidayat, S.H.I., M.H. Beliau membawakan kisah-kisah teladan yang menginspirasi, memberikan pelajaran berharga tentang keteguhan iman, kesabaran, dan kebaikan dalam menjalani kehidupan.
Hari kedua, Kultum diisi oleh YM Ketua Pengadilan Agama Larantuka, Achmad Iftauddin, S.Ag., yang menyampaikan pentingnya membaca Al-Qur’an serta manfaatnya dalam kehidupan. Beliau menekankan bahwa Al-Qur’an adalah pedoman utama umat Islam yang memberikan petunjuk, ketenangan hati, serta keberkahan bagi siapa saja yang mengamalkannya.

Pada hari ketiga, Kasubag Kepegawaian dan Ortala, Fahmi Said Hakim, menyampaikan sebuah kisah inspiratif tentang Luqman Al-Hakim dan keledai. Kisah ini mengajarkan bahwa tidak semua pendapat orang lain harus diikuti, dan seseorang harus memiliki prinsip serta kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan.
Hari keempat, Muhammad Naufal mengisi Kultum dengan membahas salah satu hadits dari Kitab Arba’in Nawawi tentang pentingnya niat dalam setiap amal perbuatan. Beliau menjelaskan bahwa segala sesuatu tergantung pada niatnya, dan ketulusan dalam beribadah akan membawa keberkahan serta pahala yang berlipat ganda.

Melalui kegiatan ini, Pengadilan Agama Larantuka berharap dapat menumbuhkan semangat ibadah di bulan suci Ramadhan sekaligus membangun solidaritas di antara seluruh pegawai. Semoga semangat yang terjalin dalam kegiatan ini dapat terus terjaga, sehingga semakin meningkatkan ketakwaan serta produktivitas kerja dengan landasan nilai-nilai spiritual yang kuat.