Larantuka, 30 Juli 2025 — Momentum kebanggaan kembali menghiasi kinerja Pengadilan Agama Larantuka. Lembaga peradilan tingkat pertama ini menunjukkan konsistensinya dalam menjaga tata kelola anggaran negara yang tertib, transparan, dan akuntabel. Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian luar biasa tersebut, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Larantuka, Bapak Moh. Khoirul Anam, melakukan kunjungan kehormatan ke ruang kerja Ketua Pengadilan Agama Larantuka, YM Bapak Achmad Iftauddin, S.Ag., pada Rabu pagi (30/7).

Dalam kunjungan tersebut, Kepala KPPN menyerahkan dua penghargaan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) atas pencapaian nilai sempurna 100 yang berhasil diraih oleh dua satuan kerja Pengadilan Agama Larantuka untuk periode Semester I Tahun 2025. Adapun dua satuan kerja yang mendapatkan penghargaan tersebut adalah:

- 402794 – Pengadilan Agama Larantuka
- 402795 – Pengadilan Agama Larantuka
Kunjungan berlangsung dalam suasana akrab, penuh kehangatan, dan saling menghargai. Turut mendampingi Kepala KPPN Larantuka dalam kegiatan ini adalah Bapak Moehamat Lestariyono, selaku Kepala Seksi Pencairan Dana dan Manajemen Satker (PDMS), serta Bapak Naufal Ammar Rasyid, pelaksana KPPN Larantuka. Ketiganya disambut langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Larantuka di ruang kerjanya, yang menjadi tempat berlangsungnya dialog santai sekaligus penyerahan simbolis plakat penghargaan.
Perbincangan yang terjadi tidak hanya berkisar pada aspek teknis pelaksanaan anggaran, tetapi juga membahas berbagai bentuk penguatan sinergi antarlembaga dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik. Dalam kesempatan tersebut, Kepala KPPN menyampaikan bahwa nilai IKPA 100 bukan hanya soal administratif, tetapi mencerminkan komitmen mendalam dalam menjalankan prinsip-prinsip akuntabilitas, kepatuhan terhadap peraturan, serta efektivitas realisasi anggaran.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa Pengadilan Agama Larantuka tidak hanya memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga mampu menerapkan prinsip efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan anggaran. Nilai 100 merupakan bentuk kesempurnaan yang jarang diraih dan patut menjadi teladan,” ujar Bapak Moh. Khoirul Anam dalam obrolan bersama Ketua Pengadilan.
Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Larantuka juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan penghargaan yang diberikan oleh KPPN Larantuka. Beliau menyebut bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh aparatur yang selama ini menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga integritas dan ketertiban dalam pengelolaan keuangan negara.
“Penghargaan ini menjadi cermin dari dedikasi bersama di lingkungan Pengadilan Agama Larantuka. Kami meyakini bahwa prestasi hanya bisa diraih melalui kerja sama, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang menyatu dalam budaya kerja harian kami,” ungkap Ketua PA Larantuka.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan penyerahan plakat penghargaan secara simbolis, serta dokumentasi bersama sebagai bentuk pengakuan dan pengingat akan pentingnya menjaga kualitas kinerja yang telah dicapai. Suasana keakraban tampak semakin kental ketika rombongan KPPN Larantuka diajak untuk menikmati ngopi santai di Kafe Integritas, sebuah sudut inspiratif yang berada di lingkungan kantor Pengadilan Agama Larantuka. Kafe ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat, tetapi juga sebagai ruang dialog informal lintas instansi yang mengedepankan keterbukaan dan semangat kolaborasi.

Kafe Integritas menjadi latar yang tepat untuk mempererat komunikasi, membangun kedekatan antarpimpinan, serta menggagas ide-ide baru yang dapat memperkuat kemitraan antara KPPN dan Pengadilan Agama. Dalam suasana santai tersebut, turut dibicarakan harapan agar capaian nilai IKPA 100 ini tidak hanya menjadi pencapaian sesaat, melainkan menjadi budaya kerja berkelanjutan yang mengakar dalam setiap proses dan kebijakan.

Penghargaan IKPA 100 sendiri merupakan salah satu bentuk penilaian terhadap kualitas pelaksanaan anggaran oleh satuan kerja pemerintah. Penilaian ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kesesuaian perencanaan dan pelaksanaan, ketepatan waktu pengajuan tagihan, realisasi belanja, hingga pelaporan dan tindak lanjut hasil pengawasan.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Pengadilan Agama Larantuka menunjukkan bahwa lembaga peradilan agama tidak hanya fokus pada pelayanan hukum, tetapi juga mampu menunjukkan performa tinggi dalam aspek pengelolaan keuangan negara. Hal ini sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan prinsip good governance yang terus digaungkan oleh Mahkamah Agung RI.