Larantuka, Senin (24/02/2025) – Meskipun diguyur cuaca yang tidak mendukung karena hujan, semangat para pegawai dan pejabat Pengadilan Agama Larantuka tak luntur dalam mengikuti apel pagi yang dilaksanakan di teras kantor Pengadilan Agama Larantuka pada pukul 08.00 WITA. Apel pagi yang rutin digelar setiap Senin ini tetap berlangsung dengan khidmat di bawah pimpinan Yang Mulia Ketua Pengadilan Agama Larantuka, Achmad Iftauddin, S.Ag, selaku pembina apel.

Apel pagi diawali dengan laporan dari pemimpin apel, Jafar Ishak, yang dengan sigap menjalankan tugasnya meski cuaca kurang bersahabat. Acara kemudian dipandu oleh pembawa acara, Aminah Mansyur, yang tetap tenang dalam mengatur jalannya kegiatan. Dalam apel ini, Adri Manar Rachman Cafa membacakan 8 Nilai Utama Mahkamah Agung, yang menjadi pedoman bagi seluruh aparatur pengadilan dalam menjalankan tugasnya. Sementara itu, doa yang dipimpin oleh Fauzan Ratuloly menjadi penutup kegiatan, dengan harapan agar seluruh pegawai Pengadilan Agama Larantuka diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Walaupun cuaca yang tidak mendukung karena hujan mengguyur sejak pagi, para peserta apel yang terdiri dari seluruh pejabat dan pegawai Pengadilan Agama Larantuka tetap berdiri dengan disiplin dan penuh dedikasi. Mereka menunjukkan komitmen tinggi terhadap tanggung jawab dan profesionalisme sebagai aparatur peradilan.

Dalam amanatnya, Ketua Pengadilan Agama Larantuka, Achmad Iftauddin, S.Ag, mengapresiasi kedisiplinan seluruh peserta apel yang tetap hadir dan menjalankan tugas meskipun dalam kondisi cuaca yang kurang mendukung. Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, disiplin, dan semangat dalam bekerja demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Apel pagi ini menjadi bukti bahwa tantangan cuaca tidak menjadi penghalang bagi aparatur Pengadilan Agama Larantuka dalam menjalankan tugasnya. Semangat dan dedikasi mereka tetap menyala, seiring dengan komitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan hukum kepada masyarakat.