Semarak HUT RI ke-80, PA Larantuka Tampil Anggun dengan Adat Nagekeo dan Bagikan Edukasi Peradilan

You are currently viewing Semarak HUT RI ke-80, PA Larantuka Tampil Anggun dengan Adat Nagekeo dan Bagikan Edukasi Peradilan

Larantuka, 15 Agustus 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Kabupaten Flores Timur menyelenggarakan kegiatan karnaval kemerdekaan yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat. Ribuan penonton memadati jalan untuk menyaksikan 65 barisan peserta dari berbagai instansi, sekolah, dan organisasi, termasuk Pengadilan Agama Larantuka yang ikut ambil bagian dengan penuh semangat kebangsaan.

Rombongan Pengadilan Agama Larantuka dipimpin langsung oleh Yang Mulia Bapak Wakil Ketua PA Larantuka, bersama dengan Ibu Hakim, Bapak Panitera, Bapak Plt. Sekretaris, serta didukung oleh seluruh jajaran aparatur pengadilan. Kehadiran mereka semakin lengkap dengan partisipasi pegawai struktural, fungsional, CPNS, PPNPN, hingga pegawai Pos Bantuan Hukum (Posbakum) yang semuanya tampil kompak, berbaur dalam barisan karnaval.

Pada kesempatan ini, Pengadilan Agama Larantuka mendapat nomor antrean ke-47 dari total 65 peserta. Meski rombongan sudah hadir dan bersiap sejak pukul 14.00 WITA, barisan PA Larantuka baru mendapat giliran start pada pukul 15.00 WITA. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat peserta. Dengan tertib dan penuh kekompakan, seluruh rombongan tetap menunggu dengan sabar hingga saatnya berangkat.

Yang membuat penampilan PA Larantuka semakin istimewa adalah seluruh rombongan tampil mengenakan pakaian adat Nagekeo. Dengan busana adat yang sarat makna dan keindahan motif daerah, rombongan Pengadilan Agama Larantuka menghadirkan nuansa budaya lokal yang kental di tengah perayaan karnaval kemerdekaan. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang menyaksikan, sekaligus memperlihatkan komitmen instansi peradilan dalam melestarikan budaya daerah.

Tidak hanya sekadar tampil, di sela-sela memeriahkan karnaval ini, Pengadilan Agama Larantuka juga membagikan brosur gratis, snack, dan bendera merah putih dalam satu paket khusus untuk masyarakat. Brosur tersebut berisi informasi penting mengenai E-Court (EAC), profil PA Larantuka, visi dan misi, serta berbagai informasi layanan peradilan yang sangat berguna bagi masyarakat luas. Kehadiran paket ini bukan hanya sebagai bentuk partisipasi, tetapi juga sebagai wujud nyata edukasi publik, sehingga masyarakat semakin mengenal layanan peradilan yang modern, transparan, dan mudah diakses.

Dengan rapi dan percaya diri, barisan PA Larantuka berjalan menyusuri rute karnaval sambil menampilkan kekompakan dan semangat kebersamaan. Sorak sorai masyarakat di sepanjang jalan menambah suasana meriah, sementara penampilan dalam balutan pakaian adat Nagekeo dan pembagian paket brosur menjadi simbol perpaduan antara semangat nasionalisme, kedekatan instansi dengan masyarakat, dan kecintaan terhadap budaya lokal.

Setelah menempuh perjalanan panjang bersama peserta karnaval lainnya, PA Larantuka berhasil menyelesaikan barisan dengan baik dan finish di depan Kantor Bupati Larantuka pada pukul 18.30 WITA. Meskipun waktu tempuh cukup panjang sejak start sore hari, seluruh rombongan tetap menjaga kekompakan dan semangat hingga akhir.

Partisipasi Pengadilan Agama Larantuka dalam karnaval ini bukan hanya untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga sebagai bentuk kebersamaan dan kedekatan instansi peradilan dengan masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menegaskan komitmen aparatur PA Larantuka dalam menjaga semangat persatuan, integritas, serta gotong royong sesuai dengan nilai-nilai perjuangan bangsa, sekaligus menjaga dan melestarikan kekayaan budaya Nusantara.

Dengan penuh antusias, rombongan PA Larantuka menutup keikutsertaannya dalam karnaval dengan wajah ceria dan semangat kebersamaan. Kehadiran mereka di tengah masyarakat menjadi bukti nyata bahwa Pengadilan Agama Larantuka tidak hanya berperan dalam pelayanan peradilan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, memperkuat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat nasionalisme di Kabupaten Larantuka.

Leave a Reply